Buku Panduan Berhenti Merokok Diluncurkan

Poskota, 16 Juli 2013

Kementerian Kesehatan (kemenkes) luncurkan buku panduan berhenti merokok. Buku tersebut berjudul ‘Ramadhan Saat Yang Tepat Untuk Mulai Berhenti Merokok’. Menurut Dirjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama, buku sengaja diluncurkan bertepatan dengan momen Ramadhan.“Selama Ramadhan perokok kan sudah bisa menghentikan kebiasan merokok. Atau setidaknya mengurangi. Itu kita anjurkan untuk dilanjutkan pasca Ramadhan,” papar Tjandra, kemarin.Buku panduan berhenti merokok tersebut disusun tin: medis sekitar dua minggu. Ada banysk tips yang bisa didapatkan masyarakat untuk berhenti merokok.Rencananya buku ini akan didistribusikan ke dinas kesehatan dan kantor kesehatan pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu Kemenkes masih koordinasi dengan sejumlah mesjid untuk proses pendistribusian buku langsung ke jamaah masjid.

 

PEMASANGAN SPANDUK

 

Selain membagikan buku panduan berhenti merokok, Kemenkes iuga akan memperbanyak pemasangan spanduk dah standing banner tentang berhenti merokok di Dinas Kesehatan, rumah sakit, SKPD, BTKL, KKP dan lokasi lainnya.Bagi Tjandra, persoalan rokok di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Data Kemenkes saat ini diperkirakan 61,4 juta pendu: duk Indonesia menjadi pe: rokok aktif. Rinciannya 67,4 persen perokok laki-laki dan 4,5 persen perem-puan.Perokok aktif tersebut juga menyebabkan 92 juta orang lainnya menjadi perokok pasif melalui paparan rokok orang lain. Dari jumlah tersebut 43 juta di antaranya adalah anak-anak dan 11,4 juta balita usia 0 4 tahun.

Print Friendly, PDF & Email
line
Translate »