Tentang Kami

Menempati posisi ke-5 konsumsi rokok tertinggi di dunia, Indonesia menghadapi beban kesehatan dan kematian yang cukup berat yang menempatkan lebih dari 220 juta penduduk kedalam resiko kesehatan dan beban ekonomi akibat konsumsi tembakau.

Selama bertahun-tahun pengendalian dampak tembakau memperoleh prioritas rendah dalam agenda kesehatan masyarakat di Indonesia.

Masyarakat tidak memiliki perlindungan hukum terhadap ancaman ketagihan nikotin serta dampak merugikan akibat konsumsi tembakau; sementara peraturan kawasan tanpa rokok dibeberapa daerah tidak memberikan perlindungan 100% terhadap paparan asap rokok lain disamping tidak konsistennya pelaksanaan dan penegakan hukumnya.

Untuk menghadapi epidemi tembakau di Indonesia, telah dibentuk “Tobacco Control Support Center (TCSC)” yang merupakan Badan Khusus Pengendalian Tembakau di bawah struktur organisasi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sebagai pengembangan dari “POKJA Pengendalian Masalah Tembakau”

TCSC bertujuan meletakkan landasan bagi pengembangan respon yang sistematis terhadap epidemi tembakau di Indonesia dalam rangka penyusunan kebijakan pengendalian tembakau.

Visi :

Generasi Indonesia yang Sehat Tanpa Tembakau

Misi :

Mendorong perlindungan hukum terhadap dampak konsumsi tembakau khususnya bagi kelompok rentan.
Mengembangkan jaringan pengendalian dampak tembakau yang efektif yang bersifat non hirarkhis.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya adikisi nikotin dan dampak merugikan dari penggunaan tembakau serta pajanan asap rokok orang lain; termasuk hak untuk mendapatkan perlindungan hukum 100% kawasan tanpa asap rokok.

Strategi :

Advokasi dan Konsultasi.
Pembentukan jaringan kerjasama dengan organisasi/aliansi pengendalian dampak tembakau ditingkat nasional maupun internasional.
Penyediaan data dan informasi.
Peningkatan kemampuan teknis

Kegiatan :

Menyediakan bukti empiris untuk perubahan kebijakan.
Mengembangkan kelompok penekan yang tangguh untuk pengendalian dampak tembakau.
Meningkatkan kemampuan organisasi masyarakat peduli tembakau melalui pelatihan dan lokakarya di dalam dan di luar negeri.
Melaksanakan dan mendukung advokasi UU pengendalian dampak tembakau, aksesi FCTC, PERDA kawasan tanpa rokok, peringatan kesehatan berbentuk gambar, pelarangan menyeluruh iklan/promosi dan pemberian sponsor rokok, dan kebijakan harga dan cukai.
Memfasilitasi penelitian untuk kebijakan, antara lain studi tenaga kerja, pertanian tembakau, peringatan kesehatan, dampak asap rokok orang lain, harga dan cukai.
Penghubung bagi organisasi pengendalian dampak tembakau internasional, a.l SEATCA, CTFK, FCA dan lain-lain.
Monitoring kegiatan yang berhubungan dengan publikasi tembakau, konperensi pers, media briefing, lokakarya bagi media dan menyelenggarakan kompetisi jurnalistik.

TCSC diselenggarakan oleh tim advokasi yang berpengalaman melaksanakan program pengendalian dampak tembakau. Struktur organisasi terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua dibantu oleh 3 orang Manajer: Program, Komunikasi dan Operasi&Keuangan. Pelaksanaan kegiatan harian dibantu oleh sorang Sekretaris dan Staf Administrasi. Struktur organisasi ini dapat berubah sesuai perkembangan kebutuhan untuk mencapai tujuan.

line