Unair Susun Modul Belajar Bahaya Rokok bagi Pelajar

Sumber media : Kompas

By. Achmad Faizal

SURABAYA, KOMPAS.com — Universitas Negeri Airlangga (Unair) Surabaya bekerjasama dengan para guru menyusun modul bahan ajar pencegahan merokok pada pelajar. Modul pencegahan merokok akan terintegrasi dengan sejumlah mata pelajaran seperti Kimia, Biologi, PKn, Seni Budaya, Bimbingan Konseling dan Ekonomi.Penyusunan modul itu adalah tindak lanjut dari hasil penelitian Laboratorium Pengembangan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (LPEP FEB) Unair dengan Modernisator Jakarta akhir tahun lalu.Dalam penelitian itu, kata pegiat LPEP FEB Unair Ni Made Sukartini, ditemukan prevalensi perokok pelajar di Kota Surabaya mencapai 12,98 persen, mereka merokok hampir setiap hari. Sedangkan pelajar yang coba-coba merokok sebesar 16 persen.

”Penelitian itu melibatkan 1.009 responden pelajar dari berbagai SMP, SMA dan SMK di Surabaya,” katanya, Senin (28/1/2013).Salah satu faktor penyebab, kata dia, adalah kurangnya informasi dan edukasi mengenai bahaya merokok selama ini kepada pelajar.”Untuk menurunkan prevalensi perokok pada pelajar, peran guru diperlukan melalui materi-materi pelajaran yang disampaikan,” jelasnya.Selasa besok, pihaknya akan menggelar workshop dengan menghadirkan para guru sekolah se-Surabaya dalam rangka penyusunan modul bahan ajar pencegahan bahaya rokok. Hasilnya akan dibagikan kepada seluruh sekolah mulai SMP, SMU, dan SMK se-Surabaya.

Print Friendly, PDF & Email
line
Translate »